Kamis, 25 Februari 2021
News & Nature

Ujung Tanjung Gunung Gede

Jumat, 26 Juni 2020

Di ujung punggungan yang menganjur itulah, dari dulu sampai sekarang banyak dijadikan tempat hunian.

0df77653-feb6-4d8d-b32e-d987dfdfc1f6.jpg
T Bachtiar

Gunung Gede yang megah itu menjadi ciri bumi yang terlihat dari berbagai arah. Kini, lerengnya sudah dipadati permukiman, ditempati lembaga penelitian, gedung-gedung komersial, dan gedung pemerintahan, bahkan terdapat gedung-gedung yang dibangun di atas endapan awan panas yang meluncur pada periode 7.790-850 tahun yang lalu. 

Pada saat Gunung Gede sedang tenang, perlu dipikirkan secara rinci bagaimana upaya mitigasi yang harus dilakukan sebelum gunung itu meletus, pada saat, dan sesudah letusan. Informasi itu harus disampaikan kepada semua kalangan, utamanya kepada penduduk yang berada di dalam lingkaran yang akan terkena dampak langsung paling berbahaya bila gunung ini meletus.

________________________________________________________________________

BACA JUGA: Kearifan Lokal Penjaga Hutan

________________________________________________________________________

Lembaga-lembaga Ilmu Pengetahuan yang berada dalam lingkaran bahaya letusan gunung api ini, perlu membuat skenario-skenario bila gunung ini meletus, untuk mengupayakan penyelamatan beragam dokumen penting berupa hasil-hasil penelitian dari waktu-waktu tentang tumbuhan di Nusantara yang menjadi koleksi perpustakaan Kebun Raya Cibodas dan tempat lainnya bila terjadi hujan abu yang lebat. 

Karena letak Gunung Gede sangat berdekatan dengan Istana Kepresidenan Cipanas dan Bogor, berada di bawah jalur lalu lintas penerbangan komersil, dikelilingi oleh permukiman yang sangat padat, maka bila gunung ini meletus, akan menjadi pusat perhatian.*

 

Halaman:  12

BAGIKAN

BERI KOMENTAR