Minggu, 6 Desember 2020
News & Nature

Menjelajah Lava Gunung Guntur

Rabu, 30 September 2020

Beragam bentuk dan jenis lava dapat ditemukan di sini

495eab54-f50a-4be8-9093-df1b9be2810d.jpg
T Bachtiar

Untuk menjadikan jalur-jalur bekas tambang di lereng Gunung Guntur ini pertama kali harus dilakukan adalah membuat kesepakatan pada tingkat Pemerintah Daerah Kabupaten Garut  dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Seksi Konservasi Wilayah V Garut sebagai pengelola kawasan Gunung Guntur. Bila sudah ada kesepakatan pengelolaan, pemberdayaan masyarakat, penataan, zonasi, sehingga jelas terpetakan wilayah yang boleh dan tidak boleh dimanfaatkan untuk kegiatan geowisata.

Setelah itu dapat dilanjutkan ke langkah kedua dengan melibatkan orang-orang yang kompeten dalam bidang geowisata untuk mendata titik-titik mana yang dapat dijadikan titik pandang untuk melihat ke tempat lain dengan bentang alam yang menakjubkan. Langkah ketiga adalah mendata titik-titik yang mempunyai keunikan secara kegunungapian, yang dapat menjadi sumber belajar di lapangan, tapi masih tetap instagramable.

Langkah keempat adalah memetakan jalan-jalan bekas tambang, dan langkah kelima membuat jalur-jalur atau trek geowisata, sehingga jalur jalan bekas tambang itu dapat dimanfaatkan menjadi jalur lava tour, yang telah disesuaikan dengan hasil pendataan titik-titik pandang dan titik-titik yang menjadi keunikan kegunungapian.

Berbarengan dengan itu, pemberdayaan masyarakat harus dilakukan, membina para supir truk pengangkut pasir yang berminat menjadi sopir jeep wisata lava tour Gunung Guntur. Kemampuan mengendalikan truk pasir sudah teruji. Namun karena akan membawa wisatawan, maka ada hal lain yang harus dilatihkan, misalnya tentang keamanan berkendara, tatakrama, informasi kegunungapian dan informasi di titik-titik yang dikunjungi, sehingga sekaligus dapat menjadi pemandu wisata yang menyenangkan, yang membuat pengunjung ingin kembali dengan membawa pengunjung lainnya.

 


BACA JUGA: Keriangan Pagi Padang Sabana Baluran


 

Pemberdayaan para pedagang sangat penting agar bersih dalam pembuatan makanannya, menarik dalam penyajiannya, baik dalam pelayanannya, sehingga berkesan bagi pengunjung. Melatih bila ada bagian dari rumahnya yang dapat menampung para pengunjung dengan harga yang sudah disepakati sebelumnya, dengan menjaga kebersihan, keunikan, dan pelayanan.

Selain menyiapkan aturan-aturan pengelolaan, para pengelola juga mempersiapkan informasi kebumian yang dapat menjawab apa, kapan, mengapa, bagaimana, ke depannya bagaimana, sehingga setelah Lava Tour Gunung Guntur, para pengunjung selain mendapatkan foto-foto yang instagramable, juga mendapatkan tambahan ilmu pegetahuan gunungapi.

Setelah mengikuti Lava Tour Gunung Guntur, para pengunjung dapat melakukan terapi air panas atau balneoterapi, yaitu terapi kesehatan di Cipanas. Secara keseluruhan, tujuan wisata di Kabupaten Garut itu ngangenin. Segalanya memuaskan.

Alamnya indah, suasananya nyaman, makanannya semua raos, enak, dan olehnya-olehnya segala ada, hasil karya dari kulit lengkap: ada tas, sepatu, sabuk, tapi, dan jaket. Camilannya pun beragam dodol dan coklat tersedia lengkap.*

Halaman:  12

BAGIKAN

BERI KOMENTAR