Minggu, 24 Januari 2021
News & Nature

Ketika Samosir Lahir

Jumat, 24 Juli 2020

Tentang anak-anak yang dikaruniai kepintaran, mendapat nilai bagus di sekolah, yang menurutnya karena selalu sarapan dengan ikan dan udang Danau Toba

885f3a4e-ab87-44b1-b21f-a53734207389.jpg
T Bachtiar

Dari Bakkara, perjalanan dilanjutkan melewati Balige menuju Porsea di bagian tenggara danau. Perjalanan sejauh 66 km itu dapat ditempuh selama 1,5 jam. Kawasan ini merupakan lingkar luar sisi tenggara dari Kaldera Porsea. Letusan kaldera generasi pertama Toba ini terjadi 840.000 tahun yang lalu, menghembuskan material letusan sebanyak 500 km3, menghasilkan endapan ignimbrit Tuf Toba Tua (OTT, Old Toba Tuff). 

Dari Porsea perjalanan dilanjutkan ke Parapat. Kota Porsea ini berada di Blok timur yang terangkat kembali setelah 33.000 tahun lebih berada di dalam dasar danau. Kawasan ini disebut juga Blok Uluan, namun tidak terangkat setinggi Blok Samosir.

________________________________________________________________________

BACA JUGA: Dari Harimau sampai Tapir, Ini Hasil Camera Trap

________________________________________________________________________

Ujung selatannya berada pada ketinggian +1.200 mdpl, dan di bagian utara, di Kota Parapat, ketinggiannya +1.100 m dpl, dengan rata-rata permukaan Blok Uluan +1.400 m dpl. Tebing sisi barat Blok Uluan tingginya 300-360 m bila diukur dari permukaan air danau samai permukaan daratannya.

Menjelang pagi di bibir pantai Danau Toba, di Kota Parapat, kota terakhir yang kami singgahi setelah mengelilingi seluruh pinggiran danau dan mengelilingi Pulau Samosir yang berada di tengahnya. Dalam remang cahaya, terlihat bayangan perahu terus melaju dalam riak yang berkilau, pantulan cahaya dari hotel yang berjajar.

Nelayan itu menepikan perahu kecil selebar tubuhnya, lalu menawarkan ikan dan udang hasil tangkapannya. Ikan nila seukuran telapak tangan orang dewasa dan udang sebesar ibujari kaki. Pak Saragih, namanya. Ia terus bercerita tentang keluarganya, tentang anak-anaknya yang dikaruniai kepintaran, selalu mendapat nilai bagus di sekolahnya, yang menurutnya itu karena anak-anaknya selalu sarapan dengan ikan dan udang dari Danau Toba. 

T Bachtiar

Di pinggiran Danau Toba, saya membayangkan letusan mahadahsyat Gunung Toba 74.000 tahu yang lalu, letusan yang menyemburkan abu vulkanik sebanyak 2.800 km3 yang menyebar dalam skala global, sehingga mendinginkan suhu di bumi (volcanic winter), yang memicu terjadinya kemacetan genetis dalam evolusi manusia.

Saat itu tak terbayangkan atmosfer bumi yang diselimuti lapisan kuning beracun, dan sebanyak 2-4 megaton mengendap di Greenland. Menurunnya suhu di bumi itu telah berdampak pada kehancuran hutan, sehingga menyebabkan terjadi badai debu yang dahsyat.

Para peneliti dari berbagai belahan dunia akhirnya dapat mengisi sebagian besar puzzle dari teka-teki Kaldera Toba. Penelitian yang satu melengkapi hasil penelitian sebelumnya. Namun, penelitian selalu belum berakhir dengan sempurna.

Selalu ada hal masih perlu penyempurnaan, dan ini memberikan kesempatan kepada para ilmuwan lain untuk berperan mengisi bagian-bagian dari puzzle yang belum terisi dengan sempurna.*

Halaman:  12

BAGIKAN

BERI KOMENTAR