Jumat, 23 Oktober 2020
News & Nature

Kolaborasi dalam Upaya Konservasi Satwa

Senin, 6 Juli 2020

Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta sampaikan apresiasi kepada Ditjen KSDAE

ykay1_2.jpg
BKSDA Yogyakarta

Yogyakarta – Konservasi satwa dilindungi merupakan upaya yang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk dari masyarakat. Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ir. Wiratno, M.Sc pada pertemuan dengan Dewan Pembina Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY), GKR Mangkubumi di Yogyakarta, Minggu (4/7/2020).

Pertemuan tersebut dilangsungkan dalam rangka membahas kondisi YKAY sebagai salah satu lembaga konservasi di bawah binaan Ditjen KSDAE yang juga merupakan salah satu aset bagi Kulonprogo. Turut hadir pada pertemuan ini, Sekretaris Ditjen KSDAE, Ir. Tandya Tjahjana, M.Si dan Kepala Balai KSDA Yogyakarta, Muhammad Wahyudi, serta perwakilan dari YKAY.

___________________________________________________________________________

BACA JUGA: Dua Elang Langka Diselamatkan dari Pasar Online

___________________________________________________________________________

Pada kesempatan ini, Kepala Balai KSDA Yogyakarta melaporkan hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan YKAY selama tiga bulan terakhir kepada Dirjen KSDAE dan GKR Mangkubumi. Terhitung mulai Maret hingga Mei 2020, Balai KSDA Yogyakarta mendapat mandat dari Ditjen KSDAE untuk melakukan pendampingan dan supervisi pelaksanaan operasionalisasi YKAY.

Beberapa hal yang dibahas dalam pertemuan ini antara lain terkait upaya penyelamatan satwa dan pengembalian satwa ke alam yang dilaksanakan melalui kerjasama antara Balai KSDA Yogyakarta dan YKAY. Kegiatan pelepasliaran yang telah dilakukan, antara lain pelepasliaran enam ekor buaya di Taman Nasional Way Kambas dengan menggandeng JAAN.

Sementara pada pertengahan bulan Juli 2020 akan dilaksanakan release aves yang terdiri dari tiga ekor elang dan dua ekor merak hijau ke Taman Nasional Baluran. Selain itu, untuk mendukung program rehabilitasi orangutan akan dilakukan kerjasama dengan Center of Orangutan (COP) mulai Juni 2020 sampai dengan proses translokasi dan release orangutan.

Kerjasama dengan mitra KLHK, dari pihak masyarakat (LSM/NGO) akan terus dilakukan untuk penggalangan donasi yang ditujukan untuk mendukung program traslokasi dan release satwa liar ke alam.  Pada pertemuan itu juga dibahas langkah tindak lanjut terkait proses perubahan status YKAY dari LK umum menjadi LK khusus.

Apresiasi dan ucapan terimakasih GKR Mangkubumi disampaikan kepada Ditjen KSDAE yang telah memberikan bantuan operasional kepada YKAY melalui Balai KSDA Yogyakarta selama tiga bulan terakhir ini. Lebih lanjut GKR Mangkubumi juga mengharapkan bimbingan dari Ditjen KSDAE dalam mendukung kelanjutan kegiatan YKAY.

Sebagai penutup kegiatan ini, Dirjen KSDAE menyerahkan piagam penghargaan kepada GKR Mangkubumi sebagai wujud apresiasi Ditjen KSAE kepada GKR Mangkubumi atas peran aktifnya dalam upaya konservasi satwa liar dilindungi.*



BAGIKAN

BERI KOMENTAR