Jumat, 23 Oktober 2020
News & Nature

Edelweis Kelimutu, Budidaya Cinta Abadi

Kamis, 10 September 2020

TN Kelimutu terus  mengembangkan produk Edelweis hasil budidaya ini menjadi produk-produk souvenir untuk peningkatan ekonomi masyarakat

ba1f9e63-4a86-4925-80e1-13477c4d24e1.jpg
Balai TN Kelimutu

MUNGKIN tidak banyak yang menyadari kalau di wilayah pegunungan Taman Nasional Kelimutu juga tumbuh bunga Edelweis. Edelweis yang tumbuh di Kelimutu adalah jenis Anaphalis longifolia yang merupakan perdu kecil dengan tinggi berkisar 70 cm.

Edelweis tumbuh di daerah terbuka seputaran kawasan pegunungan di Jawa sampai Nusa Tenggara. Bunga cantik ini biasa dilambangkan sebagai simbol cinta abadi (deep love and devotion). Tumbuhan yang dilindungi ini saat ini sedang dikembangkan sebagai plasma nutfah dan dibudidayakan di desa penyangga oleh Balai TN Kelimutu. 

_____________________________________________________________

BACA JUGA: Keli Mutu, Danau Kawah Tiga Warna

_____________________________________________________________

Pengembangan Edelweis di Kelimutu mulai dilakukan sejak tahun 2018 dengan melakukan studi banding ke TN Bromo Tengger Semeru (TNBTS), dilanjutkan dengan pelatihan budidaya Eldeweis di Ende oleh petugas TNBTS kepada petugas Balai TN Kelimutu. Setelah itu dilakukan ujicoba dan terus berkembang hingga sekarang telah membuat beberapa produk dan telah dialih ajarkan kepada masyarakat sekitar TN Kelimutu. 

Pada tahun 2020 ini Balai TN Kelimutu melakukan pembibitan dan pembangunan kebun demplot Edelweis seluas 0,22 hektare bersama kelompok masyarakat Tuke Du, Desa Pemo yang merupakan salah satu desa binaan terkait pengembangan souvenir dan kuliner di areal wisata TN Kelimutu.

Halaman selanjutnya: taman surga Keibara...

Halaman:  12

BAGIKAN

BERI KOMENTAR