Minggu, 9 Agustus 2020
News & Nature

Ceria Kukang Dilepas di Pararawen

Minggu, 19 Juli 2020

Perjalanan panjang pelepasliaran kukang dimulai. Petugas BKSDA Kalteng menyusuri sungai dan menembus lebatnya hutan di Cagar Alam Pararawen.

kukang.jpg
ksdae.menlhk.go.id
Kukang kalimantan (Nycticebus menagensis) sesaat setelah dilepasliarkan petugas BKSDA Kalimantan Tengah

Barito Utara – Dengan sorot mata yang bulat bercahaya, seekor kukang tampak ceria ketika dilepasliarkan kembali ke habitatnya. Satwa dilindungi ini langsung bergelayut di pohon, menikmati kehidupan barunya di alam bebas.

Kukang yang memiliki nama latin Nycticebus sp merupakan primata dilindungi UU No. 5 tahun 1990 dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Dilindungi.

__________________________________________________________________

BACA JUGA: Biar Mereka Mengangkasa, Kita yang Menjaga

__________________________________________________________________

Dalam peraturan internasional, kukang juga dilindungi dalam kategori Apendiks 1 oleh Convention International on Trade of Endangered Species (CITES) yang artinya dilarang dalam segala bentuk perdagangan internasional.

ksdae.menlhk.go.id

Perjalanan petugas BKSDA Kalteng menembus hutan cagar alam sambil menggendong kukang

 

Sebelumnya, kukang jantan ini dikandangi warga Desa Lemo, Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara, dan kemudian diserahkan kepada Badan Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah.

Halaman selanjutnya: Periksa berat, suhu dan gigi...

Halaman:  12

BAGIKAN

BERI KOMENTAR