Jumat, 23 Oktober 2020
News & Nature

Mendorong Adopsi Iptek hingga Skala Usaha

Kamis, 16 Juli 2020

FORPRO Gelar Dialog Hilirisasi IPTEK Pengolahan Hasil Hutan “Saatnya Mitra Bicara”

dialog-hilirisasi-iptek-05.jpg
Puslitbang Hasil Hutan KLHK
Shajar Scarf memanfaatkan struktur anatomi kayu untuk pengembangan desain scarf

Bogor – FORPRO terus mendorong pemanfaatan hasil ilmu pengetahuan dan teknologi untuk lebih dari sekadar pengakuan terhadap hasil-hasil riset. “Merupakan suatu kebanggaan bagi sebuah lembaga riset jika hasil karyanya diakui, diadopsi, dan diimplementasikan oleh para pihak,” kata Kepala Badan Litbang dan Inovasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr. Agus Justianto M.Sc, Selasa (14/7/2020).

Hal tersebut diungkapkan Kepala BLI saat pembukaan webinar Dialog Hilirisasi IPTEK Pengolahan Hasil Hutan bertajuk “Saatnya Mitra Bicara” yang digelar FORPRO. FORPRO sendiri merupakan bentuk branding dari Puslitbang Hasil Hutan dalam memperkenalkan produk-produk risetnya.

_____________________________________________________________________

BACA JUGA: Tantangan Inovasi Pemanenan Hasil Hutan

_____________________________________________________________________

Dr. Agus memaparkan, bahwa dalam komersialisasi Iptek, peran mitra sangatlah penting. “Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi lebih lanjut dalam skala usaha merupakan salah satu bukti Tingkat Kesiapterapan Teknologi yang tinggi,” jelasnya.

Dr. Agus Justianto MSc. 

Tema “Saatnya Mitra Bicara” dipilih guna menjaring berbagai harapan mitra dan calon pengguna agar ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kegiatan litbang yang dilaksanakan tepat sasaran dan mampu menjawab permasalahan yang dihadapi.

“Iptek tidak akan berarti maksimal, jika tidak diikuti dengan komersialisasi menjadi sebuah inovasi,” lanjutnya.

Dalam pertemuan ini, Agus menggarisbawahi pentingnya pemasaran produk iptek. “Marketing produk Iptek sangat penting dan dapat mendorong pengguna dan calon pengguna mengenal dan akhirnya mengadopsi Iptek yang ditawarkan” tukasnya.

_____________________________________________________________________

BACA JUGA: Solusi Mikroba untuk Reklamasi Lahan Tambang

_____________________________________________________________________

Agus menegaskan bahwa keberhasilan marketing akan menjadikan sebuah hasil karya litbang berdaya guna dan mampu memberikan multiplier effect positif yang berkontribusi dalam pengelolaan sumber daya dan peningkatan perekonomian masyarakat.

Pelaksana Tugas Kepala Puslitbang Hasil Hutan, Dr. Wening Sri Wulandari menyatakan FORPRO sengaja membuat tajuk dialog “Saatnya Mitra Bicara” didasari keinginan untuk banyak mendengar pengalaman mitra yang telah mengadopsi Iptek pengolahan hasil hutan.

“Kami ingin mendapatkan masukan, dan mendengar keinginan pengguna terhadap karya-karya P3HH ke depan,” ujar Wening.

Dr. Wening Sri Wulandari

 

Halaman berikutnya: Adopsi dan kontrak kerja...

Halaman:  12

BAGIKAN

BERI KOMENTAR