Rabu, 27 Oktober 2021
News & Nature

Iptek & Inovasi Hasil Hutan Kunci Keberlanjutan

Rabu, 2 September 2020

Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan (Forpro) gelar International Conference on Forest Products (ICFP) 2020

foto-berita-04.jpg
Forpro

Penekanan akan pentingnya inovasi pengolahan hasil hutan untuk masyarakat menjadi fokus utama International Conference on Forest Products (ICFP) 2020 yang tertuang dalam tema “Forest Products Processing Innovations for Communities and Sustainable Forest and Environmental Management”.

Tema tersebut sejalan dengan kondisi saat ini, pengolahan hasil hutan membutuhkan teknologi yang andal untuk menghasilkan hasil yang berkualitas, hemat sumber daya, memiliki prospek pasar yang baik, dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

_________________________________________________________________________________________________

BACA JUGA: Nanoselulosa untuk Uji Cepat Covid-19

_________________________________________________________________________________________________

“Iptek hasil hutan harus bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam kondisi pandemi COVID-19 saat ini. Hasil hutan harus dikelola dengan teknologi yang tepat agar dapat memberikan nilai tambah dan manfaat yang berkelanjutan,” kata Kepala Badan Litbang dan Inovasi (BLI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr. Agus Justianto saat membuka konferensi virtual tersebut, Selasa (1/9/2020).

 

 

International Conference on Forest Products (ICFP) 2020 yang  digelar oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan (Forpro) merupakan ICFP ke-3. Penyelenggaraan kali ini sangat spesial karena dilaksanakan secara virtual, dan mengangkat seri tematik 12th International Symposium of IWoRS (Indonesian Wood Research Society).

“Saya berharap, konferensi internasional yang diselenggarakan dapat memberikan manfaat dan informasi yang berharga bagi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi hasil hutan di masa depan,” kata Agus Justianto.

_________________________________________________________________________________________________

BACA JUGA: Tantangan Inovasi Pemanenan Hasil Hutan

_________________________________________________________________________________________________

ICFP 2020 menghadirkan 3 pembicara yaitu Prof. Kenji Umemura (Kyoto University), Prof. Nam Hun-Kim (Kangwon University), dan Dr. Jamaludin Malik (Forpro). Para narasumber memberikan informasi dan sharing pengalaman dalam pemanfaatan hasil hutan dengan dipandu moderator Frida Lidwina, news anchor CNN Indonesia.

 

 

Halaman selanjutnya: aktualisasi Iptek dan inovasi dalam pemulihan ekonomi...

 

Pada sesi plenary, Agus Justianto hadir sebagai keynote speaker menyampaikan tentang pentingnya aktualisasi Iptek dan inovasi dalam pemulihan ekonomi sebagai dampak pandemik Covid-19. Dalam paparannya, kembali Agus menekannya penerapan Iptek dapat memberikan peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan penghasilan.

Dr. Wening Sri Wulandari, Plt Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan sekaligus sebagai Ketua Penyelenggara ICFP 2020 menyampaikan bahwa pada ICFP 2020, terdapat 75 Iptek dan inovasi yang dipresentasikan oleh para peneliti dan akademisi dari berbagai bidang kepakaran dan institusi.

_________________________________________________________________________________________________

BACA JUGA: Mendorong Adopsi Iptek hingga Skala Usaha

_________________________________________________________________________________________________

“Iptek yang dipresentasikan akan diterbitkan dalam IOP Publishing yang terindeks Scopus. Saya berharap informasi Iptek yang dipresentasikan menjadi modal untuk mengembangkan kolaborasi litbang ke depan,” lanjut Wening.

 

 

ICFP 2020 dihadiri lebih dari 500 peserta pada sesi pleno. Pada sesi pararel, para peserta terbagi dalam 12 ruang zoom, berdiskusi dan berbagi informasi tentang capaian IPTEK terkait sub tema pengolahan hasil hutan kayu dan non kayu; biomass dan energy terbarukan; bio-composite dan nanotechnology; pengolahan kayu; kebijakan; dan pengelolaan hutan berkelanjutan.*

 



BAGIKAN

BERI KOMENTAR