Jumat, 23 Oktober 2020
News & Nature

Hasil Riset Kuok Dukung Program Ketahanan Pangan

Selasa, 21 Juli 2020

BP2TSTH tawarkan pengembangan budi daya lebah kelulut, kelor dan kayu putih melalui skema pemberdayaan masyarakat untuk "Ocu Mapan"

a7d38dbf-0d4e-40fa-a39a-649a0d20bd15.jpg
BP2TSTH Kuok

KUOK – Hasil penelitian Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Serat Tanaman Hutan (BP2TSTH) bersinergi untuk mendukung program unggulan ketahanan pangan dengan mengoptimalkan lahan yang dikembangkan pemerintah daerah setempat yang dikenal dengan nama “Ocu Mapan”.

“Kolaborasi ini dapat terwujud melalui pengembangan budidaya lebah kelulut, kelor dan kayu putih melalui skema pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan kesejahteraaan,” kata Kepala BP2TSTH, Priyo Kusumedi S.Hut, MP ketika menerima rombongan Dinas Ketahanan Pangan Kampar di kantor BP2TSTH, Kamis (16/7/2020).

________________________________________________________________________

BACA JUGA: Taman Trigona, Sarana Edukasi dan Wisata Ilmiah

________________________________________________________________________

BP2TSTH Kuok sebagai salah satu satuan kerja pemerintah pusat yang berlokasi di daerah, kata Priyo, sedikit banyaknya harus berkontribusi pada program-program daerah. Hal ini yang melatar belakangi BP2TSTH mengambil sikap untuk berperan pada program unggulan daerah tersebut.

“Kami siap mendukung, mensinergikan kegiatan, dan bereaksi guna percepatan realisasi program tersebut dengan potensi dan produk hasil litbang yang telah kami hasilkan yang tentunya telah siap di-release ke masyarakat,” ungkap Priyo yang memulai karirnya sebagai peneliti ini.

Senada hal tersebut, Herry Kurniawan S.Hut M.Sc sebagai ketua tim yang sedang meneliti komoditi kelor menyebutkan kelor ini merupakan pohon dengan dengan sejuta manfaat. “Kandungan gizinya sangat baik untuk kecukupan gizi balita hingga lansia,” ucap Herry di laman facebook miliknya.

Halaman selanjutnya: Ocu Mapan...

Halaman:  12

BAGIKAN

BERI KOMENTAR