Jumat, 7 Agustus 2020
News & Nature

Disinfektan dari Cuka Kayu & Bambu Lebih Efektif

Sabtu, 21 Maret 2020

Asap cair yang diproduksi BLI layak dijadikan sebagai disinfektan terutama di tengah kelangkaan produk disinfektan di pasaran akibat Covid-19

img-20200321-wa0016.jpg
ppid.menlhk.go.id

BOGOR – Cuka kayu dan bambu ternyata efektif digunakan sebagai disinfektan dan pembersih tangan (hand sanitizer) sebagai pencegahan penyebaran virus Corona atau Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

''Hasil pengujian asap cair kayu dan bambu terhadap kuman dari eksperimen yang dilakukan, cukup hanya dengan satu persen sudah efektif,'' ujar Prof. Gustan Pari, peneliti Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan (P3HH) Badan Litbang dan Inovasi (BLI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dalam siaran pers, Sabtu (21/3/2020).

Baca juga: Motor "Sampah" Disulap jadi Penyemprot Disinfektan

Dijelaskan Prof. Gustan, uji toksisitas asap cair kayu dan bambu sebagai desinfektan, dilakukan bersama Ratih Damayanti dan tim. Riset ini menggunakan mikroorganisme bakteri yang terdapat pada telapak tangan dan udara di Laboratorium Mikrobiologi Hutan-Pusat Litbang Hutan, Bogor.

Hasilnya, asap cair kayu dan bambu dengan konsentrasi 1% memiliki kemampuan lebih baik dalam menghambat pertumbuhan mikroorganisme dibandingkan etanol (alkohol) 70%, yang selama ini sering dijadikan bahan dasar disinfektan.

Baca juga: Bukan Hoax, Ini Manfaat Jahe Merah Lawan Corona

''Asap cair yang diproduksi BLI layak dijadikan sebagai disinfektan terutama di tengah kelangkaan produk disinfektan di pasaran. Ini akan segera diproduksi massal untuk dibagikan ke lingkungan masyarakat yang membutuhkan,'' kata Prof. Gustan.

Badan Penelitian, Pengembangan, dan Inovasi KLHK sendiri telah memproduksi disinfektan dari cuka kayu dan bambu yang berasal dari asap cair. Selain itu, diproduksi  pula hand sanitizer dengan formula asap cair (cuka kayu), borneol, etanol, dan gliserol.

Baca juga: Kelelawar bukan 'Kambing Hitam' Covid-19

Pemakaiannya telah diujicobakan untuk lingkungan kantor dan dibagikan kepada para pegawai di lingkungan perkantoran BLI Kampus Gunung Batu, Bogor. Penyemprotan disinfektan yang dilakukan di seluruh ruangan kerja BLI lingkup Gunung Batu.

Langkah ini merupakan respon BLI menindaklanjuti Surat Edaran Menteri LHK Siti Nurbaya tentang pencegahan penyebaran Covid-19. Salah satu upaya pencegahan dengan melakukan penyemprotan desinfektan pada sarana prasarana gedung kantor, menerapkan budaya hidup bersih, dan menjaga lingkungan sekitar.*

 



BAGIKAN

BERI KOMENTAR