Jumat, 7 Agustus 2020
News & Nature

Sungai dan Laut juga Terancam Covid-19

Kamis, 2 Juli 2020

Selokan dan stasiun pompa yang tersumbat oleh sarung tangan latex  dan masker wajah yang dibuang di toilet

extra-large-1591698805-cover-image.jpg
https://www.iflscience.com/environment/face-masks-and-latex-gloves-have-become-a-new-environmental-problem/

MASKER wajah dan sarung tangan lateks, merupakan pelengkapan standard dalam situasi melawan pandemi  Covid 19. Penggunaannya secara besar-besaran menimbulkan masalah baru bagi lingkungan.

Banyaknya sampah masker wajah sekali pakai, sarung tangan lateks, botol pembersih tangan dan PPE (Personal Protective Equipment) atau APD. Di sejumlah laut, sungai dan selokan membuat beberapa organisasi menyuarakan keprihatinannya, karena sampah tersebut terbuat dari bahan yang tidak dapat didaur ulang.

_________________________________________________________________________

BACA JUGA: Nanoselulosa untuk Uji Cepat Covid-19

________________________________________________________________________

Dokumentasi yang teratur dari Kelompok Konservasi Laut Prancis (Opération Mer Propre) yang diposting di Facebook 20 Mei 2020, menunjukkan banyaknya potongan APD dan sarung tangan latex  di laut Mediterania.    

"Sangat mengkhawatirkan  limbah baru yang terkait dengan Covid. Kami mengambil limbah seperti ini di setiap pembersihan, terutama sarung tangan lateks. Ini hanya permulaan dan jika tidak ada perubahan, maka akan menjadi bencana ekologis yang nyata dan bahkan mungkin kesehatan," tulisnya dalam Facebook.

Bukan hanya di pantai, sejumlah pejabat kota di AS juga melaporkan adanya selokan dan stasiun pompa yang tersumbat oleh sarung tangan lateks  dan masker wajah yang dibuang di toilet. Bahkan 15 otoritas  kota di AS yang dihubungi  Associated Press melaporkan masalah yang sama.

Sehubungan dengan masalah pencemaran ini, Badan Perlindungan Lingkungan AS mengeluarkan pernyataan agar  warga untuk membuang APD dengan benar. Lembaga ini melarang untuk memasukkan tisu desinfektan, sarung tangan, masker, APD, atau limbah medis bekas ke tempat sampah daur ulang karena dapat terkontaminasi oleh patogen dan dianggap membahayakan kesehatan.

Sejumlah organisasi daur ulang juga mendesak masyarakat  untuk membuang masker dan sarung tangan dengan aman, dan memastikan untuk membuang  APD bekas ke tempat sampah yang aman jika berada di tempat umum.

David Biderman, direktur eksekutif dan CEO Asosiasi Limbah Padat Amerika Utara (SWANA), mengatakan, ”Jangan sampai ada yang membuang masker atau sarung tangan ke semak semak, karena PPE yang terkontaminasi dan dibuang ke tanah meningkatkan risiko paparan Covid-19 dan memiliki dampak negatif terhadap lingkungan.” (YB)*

Sumber: Face Masks And Latex Gloves Have Become A New Environmental Problem


Kata kunci:
kontaminasiswana

BAGIKAN

BERI KOMENTAR