Jumat, 23 Oktober 2020
News & Nature

Pesut Mahakam yang Makin Langka

Senin, 27 Juli 2020

Ada pesut yang mati terdampar, ketika diotopsi ternyata ada popok anak yang menyumbat saluran pencernaannya.

bcfeb23e-ad0d-4e6d-acbb-b62507f0eae8.jpg

BEBERAPA waktu lalu, video kemunculan beberapa ekor pesut di permukaan Sungai Mahakam di sekitar Muara Kaman, Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur sempat menarik perhatian banyak pihak. Pesut memang sudah jarang sekali terlihat di perairan yang menjadi habitatnya tersebut.

Menurut peneliti mamalia laut di Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (LIPI), Sekar Mira, sebenarnya kemunculan pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) di daerah pesisir dan daerah sungai bukanlah hal yang aneh karena daerah tersebut merupakan habitat asli pesut Mahakam.

____________________________________________________________________

BACA JUGA: Iptek Penangkaran Rusa
____________________________________________________________________

"Sebenarnya pesut ini menyukai habitat di daerah pesisir dan daerah sungai.  Kemungkinan besar masyarakat menganggap bahwa kejadian ini langka karena semakin terancamnya populasi pesut di sekitar Sungai Mahakam itu sendiri,” kata Mira saat dihubungi di Jakarta, Jumat (24/7/2020) dikutip dari lipi.go.id.

Mira juga membenarkan bahwa hewan air yang tertangkap kamera tersebut memang pesut mahakam yang juga dikenal sebagai irrawaddy dolphin. Pesut mahakam termasuk ke dalam ordo Cetacea dan famili Delphinidae. 

Saat ini, pesut di sekitar sungai Mahakam dan pesisir wilayah Kalimantan Timur memiliki semacam kelompok atau terpisah teritorialnya. Selain di sungai Mahakam, pesut ini masih bisa dijumpai di perairan sekitar wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Jawa, Sumatera dan Papua.

Halaman selanjutnya: Terancam punah...

Halaman:  12

BAGIKAN

BERI KOMENTAR