Sabtu, 16 Januari 2021
News & Nature

KLHK Tinjau Pengelolaan Sampah dan Limbah di KIM

Senin, 1 Oktober 2018

Bersama Komisi VII DPR RI

kim1.jpg
@KementerianLHK
KLHK Tinjau Pengelolaan Sampah dan Limbah di KIM

Jakarta -- Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik di Medan, Sumatera Utara untuk meninjau pengelolaan sampah dan limbah di Kawasan Industri Medan (KIM). Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, M. Nasir ini menekankan pentingnya penyusunan regulasi pengelolaan sampah dan limbah oleh PT KIM.

“Perbaiki urusan regulasi sehingga tenan-tenan merasa nyaman untuk patuh pada regulasi yang ada. Saya juga akan meminta Direktur Jenderal Penegakan Hukum KLHK untuk memeriksa kembali, dalam tempo satu bulan dari sekarang,” ujar M. Nasir saat meninjau langsung pengelolaan limbah di salah satu pabrik KIM.

Baca Juga: Dirjen PSLB3 Berbagi Semangat Pengelolaan Sampah

Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah dan Bahan Berbahaya Beracun (PSLB3) KLHK, Rosa Vivien Ratnawati menyampaikan, PT KIM bertanggung jawab penuh pada pengelolaan sampah dan limbah di kawasan industri ini. “Saat ini, Ditjen PSLB3 KLHK memang sedang mendorong semua industri untuk dapat memanfaatkan limbah B3,” ujar Rosa Vivien saat berdialog dengan jajaran manajemen PT KIM.

Menurutnya, PT. KIM harus mengidentifikasi semua tenant-nya (penyewa lahan) berdasarkan jenis industrinya, mana saja yang menghasilkan limbah B3, dan bagaimana pengelolaan limbah B3 tersebut. Saat ini, hanya ada satu perusahaan yang terdaftar memiliki izin pemanfaatan limbah B3.

Baca Juga: Terapkan Strategi Pengelolaan Sampah di Daerah

Untuk pengelolaan sampah, Rosa Vivien meminta PT. KIM untuk mengeluarkan Surat Edaran yang ditujukan kepada semua tenant-nya untuk dapat memilah sampah organik dan anorganik. Sebelum dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir, sampah dipilah kemudian didaur ulang agar kembali bermanfaat.

“PT KIM juga harus membentuk unit khusus untuk penanganan dan pengelolaan sampah. Jika membutuhkan bantuan dan konsultasi, kami (KLHK) terbuka. Kami (KLHK) juga akan mengarahkan Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kota Medan untuk membuat Kebijakan Strategis Daerah terkait kebijakan pengelolaan sampah dan limbah,” lanjut Rosa Vivien.

Baca Juga: KLHK Dukung Asian Games 2018 Bersih Limbah B3

Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLHK, MR Karliansyah memerintahkan jajarannya untuk mengambil sampel air selokan di sekitar pabrik untuk diperiksa di laboratorium apakah tercemar limbah atau tidak. “PT. KIM harus membuat regulasi yang ditujukan kepada semua tenant-nya terkait pemakaian air tanah, serta pengelolaan limbah dan sampah. Karena jika terjadi pelanggaran, maka PT. KIM yang akan dipidana,” tegas Karliansyah.



BAGIKAN

BERI KOMENTAR