Jumat, 3 Juli 2020
News & Nature

Kakak Tua Langka 'Nyasar' ke Hotel

Minggu, 3 Mei 2020

BKSDA Yogyakarta mengapresiasi meningkatnya kesadaran masyarakat dalam penyelamatan satwa dilindungi

katu1.jpg
BKSDA Yogyakarta

Yogyakarta - Tim Quick Response Balai KSDA Yogyakarta menerima satwa dilindungi berupa satu ekor burung Kakatua Jambul kuning (Cacatua galerita) setelah sebelumnya hinggap dan terbang rendah di area sebuah hotel di Yogyakarta.

Penyerahan satwa ini berawal dari Informasi salah satu kader konservasi yang menginformasikan kepada Tim Quick Response bahwa terjadi penyelamatan satwa dilindungi jenis Kakatua di areal kompleks hotel Duta Garden Timuran Yogyakarta, Selasa (28/4/2020). 

__________________________________________________________

Baca juga: Kerja Ekstra Lindungi Flora dan Fauna

__________________________________________________________

Salah satu karyawan atas nama Tri Mulyono berinisiatif menyelamatkan satwa tersebut, karena khawatir satwa ini jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab. Setelah mendapat laporan, petugas Quick Response Balai KSDA Yogyakarta segera berkoordinasi melakukan proses evakuasi.

“Saya bangga banyak masyarakat yang mulai peduli keberadaan satwa dilindungi. Pelestarian satwa tidak akan terwujud tanpa campur tangan masyarakat. Saya berharap kesadaran ini akan terus meningkat,” kata Kepala Balai KSDA Yogyakarta, M. Wahyudi di Yogyakarta.

Penyerahan satwa dilaksanakan di Hotel  Duta Garden disaksikan oleh Kepala Resort Kota SKW I dan karyawan hotel tersebut. Dalam proses penyerahan petugas juga memberikan sosialisasi bahwa satwa tersebut merupakan satwa dilindungi.

_______________________________________________________

Baca juga: Rumah Elang Flores di Taman Nasional Tambora

_______________________________________________________

Selanjutnya kakak tua jambul kuning ini dititipkan di  Stasiun Flora Fauna Bunder untuk dilakukan rehabilitasi. “Saya berharap masyarakat yang masih memelihara satwa dilindungi agar menyerahkan ke BKSDA untuk selanjutnya akan dilepasliarkan kembali ke alam,” lanjut Wahyudi. (Andie CH/PEH Balai KSDA Yogyakarta)*



BAGIKAN

BERI KOMENTAR